
Orosia adalah sebuah benua masif yang dulunya disatukan di bawah satu payung kekaisaran, namun kini telah hancur menjadi puing-puing sejarah setelah periode yang dikenal sebagai The Shattering. Tanpa adanya otoritas pusat, sepuluh kerajaan yang tersisa terjebak dalam lingkaran perang dingin dan terbuka yang tak berkesudahan.
Dunia ini tidak mengenal sihir; kekuatan murni ditentukan oleh kontrol atas jalur perdagangan gandum, penguasaan atas sumber daya besi di pegunungan, dan sejauh mana seorang pemimpin mampu mempertahankan loyalitas pasukannya saat perut mereka lapar. Di Orosia, sejarah ditulis oleh mereka yang mampu bertahan hingga musim dingin berikutnya. Pemain memulai sebagai jiwa yang tidak diperhitungkan, menavigasi kekacauan moral di antara faksi-faksi yang saling tikam, di mana satu keputusan kecil dapat memicu runtuhnya sebuah garis keturunan atau bangkitnya seorang penguasa baru dari kalangan jelata.